Saturday, January 30, 2010

Maafkan Aku lin....(PART 1)

"Arlin. . Ayo makan, nanti keburu dingin lo...", suara teriakan terdengar dr ruang makan.
"Iya kak. . . Bentar lg, ni PR nya dah selesai, tinggal beresin buku. . !", jawab Arlin membalas panggilan kakaknya.
Beberapa menit kemudian Arlin telah berada di ruang makan, untuk makan malam.
"Ni piringna dah kakak ambilin. .", Arlin segera du2k di dekat kakaknya.

Arlin adalah gadis remaja yg baru duduk dikelas 2 SMA terfavorit di kota Bandung, tepatnya di
SMA Nasional. Ia adalah angak yatim piatu dan kini tinggal bersama kakak kandungnya yang bekerja sebagai karyawan Bank di Bandung. Ibunya baru meninggal 1th yang lalu, dan ayahnya meninggal saat ia baru duduk di Taman Kanak". Arlin adalah gadis remaja yg supel, pandai, mandiri, dan cantik, tapi itu semua tak membuatnya menjadi gadis yg sombong, justru membuat orang yg dekat dengannya menjadi nyaman, tak salah lg jika mempunyai banyak teman baik disekolah/ dilingkungan rumahnya.

Saat Arlin dan ka"knya selesai makan, tiba" ada se"orang yg mengetuk pintu.
"Dah lin kamu liat sapa yg datang biar ka"k yang beresin ini semua!".
"Mungkin kak Andre. .", celetuk Arlin. (Andre adalah kekasih ka"nya).
"gak mungkin, diakan sedang pergi keluar kota, dah sana bukain pintu..!". Segera saja Arlin menuju ruang depan untuk membuka pintu. Ketika pintu ia buka, terlihat wajah se"orang yg sudah tak asing lg baghnya, ya. . Seorang cwo yang selalu membuat hatinya deg"an & salah tingkah bilah dekat denganNya.

"Masuk nda. .!", pinta Arlin.
"gak usah, diluar ja", jwb Anda singkat, sambil du"k dikursi yg sudah tersedia diteras.
"Kamu nggak sama Rico??", tanya Arlin mencairkan suasana.
"Nggak, katanya td dia mau jenguk neneknya", jelas Anda.
"O. .o. . .", jawab Arlin dg jantung deg"an.

Kadang ia hanya bisa tersenyum sendiri bila mengingat awal perkenalan mereka. Saat itu Rico, teman sekelas sekaligus sahabat dekat Arlin mengajak Anda maen kerumah Arlin. Dan entah mengapa saat pertama kali Arlin berkenalan dg Anda, ia merasakan kekaguman yg belum pernah ia rasakan kpd seorang cowok. Arlinpun kadang tak pernah mengerti, apa ini yg disebut dg cinta pd pandangan pertama. Tapi Arlin hanya menyimpan perasaanNya dalam hati, karena ia sadar terlalu byk perbedan diantara mereka, dan belum tentu juga perasaanNya dìblz oleh Anda.


---to be Continued---

No comments:

Post a Comment